Cara Dan Syarat Membuat NPWP Pribadi

268 views

NPWP wajib dimilii oleh setiap warga Indonesia, tetapi banyak masyarakat yang belum tahu cara dan syarat membuat NPWP pribadi.  NPWP adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang merupakan persyaratan administratif untuk melengkapi berbagai macam persyaratan pelayanan umum seperti membuat paspor, pengajuan kredit.

Selain itu NPWP juga berfungsi sebagai identitas diri dalam melaksanakan wajib pajak. NPWP bisa dikatan wajib dimiliki seseorang apabila sudah memenuhi persyaratan sebagai wajib pajak.

Jika anda belum punya NPWP dan ingin membuat NPWP tetapi belum tahu Cara Dan Syarat Membuat NPWP Pribadi silahkan baca syarat dan  cara membuatnya agar anda tidak terlalu kebingungan dalam membuatnya.

Syarat Membuat NPWP Pribadi

Seseorang harus memiliki NPWP jika penghasilannya sudah melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak disingkat PTKP. Ketentuan ini berlaku untuk setiap individu yang sudah menikah atau belum.

Tarif PTKP terbaru selama setahun untuk perhitungan PPh Pasal 21 berdasarkan PMK No. 101/PMK.010/2016 adalah sebagai berikut:

  • Rp 54.000.000,- untuk diri Wajib Pajak orang pribadi

Jadi PTKP untuk perseorangan di Indonesia sebesar Rp54.000.000 per tahun atau Rp4.500.000 per bulan. Oleh karena itu, Anda wajib memiliki NPWP jika penghasilan anda melebihi batas maksimal PTKP yaitu 4.500.000/ bulan.

Jadi kalo pendapatan perbulan anda kurang dari 4.500.000 / bulan sebenarnya anda belum wajim memiliki NPWP. Tetapi apa salahnya jika anda memiliki NPWP dari sekarang, tok gak akan kena pajak.

Baca :   Bunga Pinjaman Bank BRI Jaminan Bpkb Mobil 2018
Baca :   Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Dari AJB 2018
Untuk dokumen sebagai Syarat Membuat NPWP Pribadi yang belum bekerja dan syarat membuat npwp untuk melamar kerja:
  • Fotokopi KTP
  • Untuk WNA; Fotokopi paspor / Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) / Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  • Syarat Membuat NPWP Pribadi Wiraswasta
  • Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI).
  • Untuk WNA; Fotokopi paspor / Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) / Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  • SIUP, SKU (Surat keterangan Usaha minimal dari setingkat Lurah atau Kepala Desa).
  • Surat pernyataan di atas materai bahwa anda benar-benar menjalankan usaha (blanko tersedia di kantor pajak).
Syarat Membuat NPWP Karyawan

NPWP ini berlaku bagi warga negara Indonesia dan asing yang bekerja di Indonesia. Yang perlu dibawa saat membuat NPWP Karyawan adalah:

  • Fotokopi KTP untuk WNI
  • Membawa fotokopi paspor dan kartu izin tinggal seperti KITAP atau KITAS untuk WNA
  • Fotokopi Surat Keterangan Kerja dari perusahaan. Untuk PNS membawa SK PNS.
Syarat Membuat NPWP Pribadi Untuk Wanita Yang Sudah Menikah

Secara umum, NPWP karyawan atau Wiraswasta milik suami bisa digunakan untuk semua anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, dengan kata lain istri dan anak-anak tidak perlu NPWP yang lain. Meskipun penghasilan istri lebih besar dan jadi penghasilan utama dalam keluarga

Tetapi banyak kasus, ketika mengajukan pinjaman kredit perbankan, suami dan istri memiliki penghasilan berbeda, dan ingin sama-sama memiliki pinjaman berbeda juga sehingga istri ingin perhitungan penghasilan dan pajak berbeda, maka dalam hal ini bisa dibuatkan NPWP wanita kawin. Syarat yang diperlukan untuk membuat NPWP wanita kawin adalah:

  • Fotokopi NPWP suami
  • Fotokopi KTP sendiri
  • Fotokopi Kartu Keluarga atau KK
  • SKU, atau SIUP jika penghasilan dari usaha
  • Fotokopi Surat Keterangan Kerja dari perusahaan. Foto kopi SK untuk PNS.
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta. Surat ini menyatakan bahwa kedua belah pihak menyetujui perhitungan pajak dan penghasilan secara masing-masing.
  • Mengisi formulir pendaftaran NPWP (disediakan kantor pajak)

Setelah anda mengetahui Syarat Membuat NPWP Pribadi, Syarat Membuat NPWP Pribadi Wiraswasta dan Syarat Membuat NPWP Pribadi karyawan, sekarang saya akan membahas bagai mana cara membuat NPWP pribadi online dengan tujuan memperkenalkan betapa mudahnya membuat NPWP.

Cara membuat NPWP Pribadi Online

Membuat NPWP sangat mudah, bisa datang lasngsung ke Kantor Pajak atau membuat NPWP Pribadi secara Online. Tetapi untuk daftar melalui online, sementara ini hanya bisa digunakan untuk membuat NPWP Pribadi saja. berikut ini langkah-langkahnya :

  1. Siapkan persyaratan berupa berkas soft copy KTP, alamat e-mail yang masih berlaku. nanti, kamu akan diminta untuk memasukkan semua data yang berkaitan dengan data pribadi, detail penghasilan, dan jumlah tanggungan.
  2. Buka website www.pajak.go.id atau www.ereg.pajak.go.id/login. Kemudian pilih menu sistem e-Registration.
  3. Silakan daftar dulu untuk mendapat akun pajak. Klik “daftar”. Isilah kolom pendaftaran pengguna dengan benar seperti nama, alamat email, password, dan lainnya.
  4. Lanjutkan Aktivasi Akun. Cara mengaktivasi akun Anda adalah buka kotak masuk (inbox) email yang Anda gunakan untuk mendaftar tadi, kemudian buka email dari pajak. Keudian Ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi. Biasanya hanya Klik link yang ada di email.
  5. Isi Formulir Pendaftaran. Setelah selesai aktivasi akun, kemudian Anda harus login ke sistem e-Registration, masukkan email dan password akun yang telah Anda buat. Setelah login, muncul halaman Registrasi. Silakan isi semua data degan KTP. Jika data sudah sesuai dan benar muncul surat keterangan terdaftar sementara.
  6. Kirim Formulir Pendaftaran. Setelah semua data pada formulir pendaftaran diisi lengkap, klik tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  7. Cetak (Print). Kemudian jangan lupa Print dokumen seperti yang tampak pada layar komputer, yaitu: Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara. Setelah Formulir Registrasi Wajib Pajak dicetak, silakan ditandatangani, kemudian satukan dengan berkas kelengkapan yang telah Anda siapkan.
  8. Kemudian langkah selanjutnya, Formulir Registrasi Wajib Pajak ke KPP, Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, dan berkas kelengkapan lainnya sudah siap, silahkan anda bawa dokumen tersebut ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar untuk verifikasi. Atau Berkas tersebut dapat dikirim melalui Pos. Pengiriman dokumen ini harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.

Agar tidak repot, scan saja dokumen Anda dan upload datanya melalui aplikasi e-Registration tadi.

Cek status pendaftaran NPWP melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration dan tunggu kiriman kartu NPWP. Jika statusnya ditolak, segera lengkapi dan perbaiki datanya. Jika statusnya disetujui, kartu NPWP Anda akan segera dikirim ke alamat Anda melalui Pos Tercatat.

Saran saya, datang langsung ke Kantor pajak lebih mudah, tetapi yang menjadi masalah adalah jarak tempuh dan antrian yang lama. Anda harus menyediakan waktu 1 hari dan datang pagi-pagi agar mendapatkan antrian paling awal.

Itulah gambaran sekilas tentang Cara Dan Syarat Membuat NPWP Pribadi. semoga dapat memberikan pencerahan. silahkan share di medsos milik anda dengan klik tombol share di bawah ini.

Tinggalkan pesan "Cara Dan Syarat Membuat NPWP Pribadi"

Penulis: 
    author